Demam Batu Akik..


Wabah Batu Akik

Beberapa bulan belakangan ini ada fenomena unik dan nyata di tengah masyarakat kita. Bukan fenomena pilpres, tapi fenomena batu akik dan batu permata.

Mungkin masyarakat kita ini tergolong masyarakat latah (termasuk saya), karena ketika ada sesuatu yang menarik dan heboh maka akan langsung jadi trend hingga mewabah ke segala penjuru melebihi wabah ebola.

Entah darimana dan siapa yang memulainya, tiba-tiba banyak sekali orang yang memulai bisnis batu akik/permata. Sebutlah mulai dari bisnis batu bahan / rough, bisnis jasa potong/bentuk dan poles batu, bisnis batu cincin yang sudah jadi, bisnis air rendaman batu, bisnis alat potong batu, bisnis alat tes kekerasan batu, bisnis mikroskop batu, bisnis ring cincin, sampai-sampai senter khusus batu pun jadi bisnis yang marak dimana-mana.

Pengen Punya Batu Cincin Tapi Bokek Berat... Hehehe


Batu yang paling banyak diperjual belikan adalah batu bacan, batu garut, batu sunge dareh, batu kalimaya, dan lainnya. Sebenarnya ada banyak sekali jenis batu yang bisa dijadikan sebagai batu permata, tapi yang sedang naik daun sekarang ini adalah batu bacan. Yang menarik dari batu bacan itu adalah proses perubahan warna batu yang aslinya hitam bisa berubah menjadi berwarna hijau cantik. Dan hukum pasar pun berlaku, karena banyaknya permintaan akan batu bacan maka harga batu bacan menjadi agak mahal dibandingkan dengan jenis batu lainnya. Sebutlah range harga mulai dari 500 ribu hingga puluhan juta rupiah tergantung kualitas dan ukuran batu.

batu akik
Penampakan Batu Cincin Milik Saya... Murah2 Gan.

Seperti warga masyarakat normal lainnya yang latah, saya pun jadi ikut-ikutan kepengen punya batu cincin. Tapi karena masih pemula, saya lebih memilih batu yang murah-murah sambil belajar tahu seluk beluk batu mana yang asli, sintetis dan batu palsu. Kalau masih awam kan lebih baik memulai dari yang murah dulu, daripada beli mahal ga taunya batu sintetis kan malah jadi rugi besar.

Subscribe to receive free email updates: