Syarat-Syarat Shalat



Dalam mengerjakan shalat, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi agar shalat kita bisa diterima Allah SWT.  Berikut ini adalah syarat wajib shalat, syarat sah shalat dan Rukun Shalat :

Syarat Wajib Shalat :
  1. Islam
  2. Baligh
  3. Berakal
  4. Tidak Dalam Keadaan Haidh Atau Nifas
  5. Telah sampai Dakwah tentang Shalat kepadanya
Syarat Sah Shalat :
  1. Suci dari hadas kecil dan hadas besar
  2. Suci badan, tempat dan Pakaian dari najis
  3. Menutup Aurat
  4. Menghadap kiblat
  5. Sudah masuk waktu shalat

Dari Abu Hurairah, Nabi Muhammad SAW ketika masuk masjid, maka masuklah seseorang lalu ia melaksanakan shalat. Setelah itu, ia datang dan memberi salam pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu beliau menjawab salamnya. Beliau berkata, “Ulangilah shalatmu karena sesungguhnya engkau tidaklah shalat” Lalu ia pun shalat dan datang lalu memberi salam pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau tetap berkata yang sama seperti sebelumnya, “Ulangilah shalatmu karena sesungguhnya engkau tidaklah shalat” Sampai diulangi hingga tiga kali. Orang yang jelek shalatnya tersebut berkata, “Demi yang mengutusmu membawa kebenaran, aku tidak bisa melakukan shalat lebih baik dari itu. Maka ajarilah aku” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas mengajarinya dan bersabda, “Jika engkau hendak shalat, maka bertakbirlah. Kemudian bacalah ayat Al Qur’an yang mudah bagimu. Lalu ruku’lah dan sertai thuma’ninah ketika ruku’. Lalu bangkitlah dan ber i’tidallah sambil berdiri. Kemudian sujudlah sertai thuma’ninah ketika sujud. Kemudian bangkitlah dan duduk antara dua sujud sambil thuma’ninah. Kemudian sujud kembali sambil disertai thuma’ninah ketika sujud. Lakukan seperti itu dalam setiap shalatmu.” (HR. Bukhari no. 793 dan Muslim no. 397)


Rukun Shalat :
  1. Niat Dalam Hati
  2. Berdiri (Bagi yang mampu)
  3. Takbiratul Ihram
  4. Membaca Al Fatihah
  5. Ruku' dan Tuma'ninah
  6. I'tidal dan Tuma'ninah
  7. Sujud dan Tuma'ninah
  8. Duduk diantara dua sujud dan Tuma'ninah
  9. Duduk tahiyat akhir
  10. Membaca Tasyahud
  11. Membaca Shalawat setelah bacaan tasyahud
  12. Salam
  13. Berurutan
Khusus perihal rukun shalat ini, tuma'ninah harus benar-benar dikerjakan atau dengan kata lain shalat dengan tidak terburu-buru. Jika dilakukan terburu-buru, maka itu berarti rukun shalat "tuma'ninah" tidak dikerjakan. Dan itu dianggap belum shalat.

Subscribe to receive free email updates: