Prostistusi Legal Ala Ahok

lokalisasi

Baru-baru ini Ahok berwacana ingin membuat lokalisasi di Jakarta. Dengan alasan yang sama saat dia ingin melegalkan minuman keras, kini dia juga ingin melegalkan prostitusi. Alasan yang dipakai adalah maraknya miras selundupan atau illegal dan juga bisnis seks terselubung.

Mungkin wacana ini bergulir gara-gara kematian seorang psk #Tataa_Chubby yang dibunuh pelanggannya hanya karena menghina bau ketek. Jadi pemikiran ahok, daripada terselubung seperti itu kan lebih baik jika mereka (psk dan hidung belang) di lokalisasi.

Memangnya ahok bisa ngasih jaminan kalau sudah dilokalisasi, psk tidak akan beroperasi terselubung di tempat lain? Jika jawabannya nggak bisa ngasih jaminan, ya buat apa dibuatkan lokalisasi. Atau ahok ingin menggenjot pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor lendir ?

Mungkin ahok sudah pusing dengan permasalahan Jakarta yang terlalu komplek, jadi keluar deh tuh ide bisnis lendir yang resmi. Namanya juga legal/resmi, pasti ada pajak-pajaknya. Nantinya para PSK harus punya NPWP sehingga mereka akan dikenakan PPh yang dipotong langsung oleh mucikarinya masing-masing. Trus pelanggan hidung belang juga dikenakan PPN untuk “barang” dan jasa. Jadi double kan tuh. Belum lagi kalo psk nya tergolong ‘high class’ maka akan dikenakan PPN BM (‘Barang’ Mewah)..

Aya-aya wae si ahok nih. Banjir dan macet belum beres udah mau ngurusin psk. Jangan pake dalih bahwa psk itu adalah kebutuhan masyarakat ye. Masyarakat mayoritas yang masih beragama ga akan menganggap itu sebagai kebutuhan, tapi sebagai penyakit yang musti dibuang jauh-jauh.

Lagian kenapa ahok lebih mikirin kepentingan minoritas daripada kepentingan mayoritas? Apa karena dia juga berasal dari etnis minoritas sehingga semua kebijakannya justru membela minoritas dan mengesampingkan kemauan mayoritas? Semua perilakunya itu justru bisa menimbulkan konflik SARA di Jakarta. Semoga ahok cepat sadar, dan bekerja sesuai dengan jabatannya sehingga masyarakat Jakarta bisa berbangga diri memiliki gubernur yang hebat.

Dan biarkanlah miras dan lendir tetap sebagai barang haram yang pemakaiannya terselubung dan terbatas. Jangan racuni otak anak cucu kita dengan miras dan lendir. Toh ahok juga punya anak kan? Dan ahok juga pasti tidak akan mau jika anak-anak nya menjadi pemabuk dan pengunjung tetap lokalisasi kan?

Subscribe to receive free email updates: