Heboh Roro Fitria Pamer Harta


Belum lama ini heboh dengan selebriti Roro Fitria yang pamer harta kekayaan. Dalam suatu acara televisi, dia memamerkan buku tabungannya yang bersaldo 20 milliar. Ditambah lagi dengan sejumlah perhiasan-perhiasan yang dipakai serta beberapa mobil mewah yang dimilikinya.

Pengakuannya, harta yang didapatkannya berasal dari beberapa sumber seperti warisan, honor ngartis, jual beli property, dan lainnya. Walau begitu, pengeluaran untuk biaya hidup dan perawatan kecantikannya juga membutuhkan biaya hingga ratusan juta perbulan.

Sebenarnya tidak masalah berapa milyar yang dia miliki dan berapa ratus juta yang dia keluarkan perbulan, karena itu adalah hak dia. Yang bikin nyentil di kuping saya itu soal pamerannya.

Bagi orang-orang kaya dan kelas menengah atas, pamer kekayaan adalah hal biasa diantara mereka. Tapi kenapa harus lewat media? Apa karena ingin naik kelas sebagai artis papan atas? Pameran kekayaan di televisi yang ditonton jutaan pemirsa seluruh Indonesia bukanlah sesuatu yang bijak.

Apa Roro Fitria ini tidak tahu jika banyak masyarakat kelas bawah sedang kembang kempis hidupnya ditekan oleh harga-harga dari segala penjuru, mulai dari sembako, tiket kereta, tol, listrik, gas dan seterusnya. Dan para mahasiswa juga sedang berjuang menyuarakan suara rakyat bawah yang tidak lagi bisa didengar oleh penguasa yang telah tuli dengan teriakan rakyat kelaparan. Karena penguasa sedang sibuk menaikkan harga-harga, mencari utang kesana kemari, lalu bancakan proyek kepada kroni-kroninya, hingga lupa bahwa seharusnya dia yang melayani bukan rakyat yang melayani.

Rakyat jelata yang sehari-harinya berjuang mencari sesuap nasi, yang penghasilan perharinya bahkan tidak mencukupi untuk makan tiga kali sehari. Bagaimanakah seorang roro fitria hingga seperti tidak punya nurani sampai tega memamerkan kekayaannya sekedar untuk mencari popularitas sesaat?

Dalam Islam, menjadi orang kaya raya itu tidak dilarang bahkan dianjurkan. Yang dilarang itu adalah berlebih-lebihan dan bermegah-megahan. Silakan anda punya uang ratusan milliar di tabungan, tetapi hiduplah dengan cara tetap sederhana dan tidak menyakiti hati orang miskin dengan memamerkan kekayaan

Subscribe to receive free email updates: