Mengenal Penyakit Ginjal

gagal ginjal





Ginjal adalah organ ekskresi yang bentuknya mirip kacang yang merupakan bagian dari sistem urin. ginjal memiliki fungsi menyaring kotoran dari darah, mengatur pH, mengatur konsentrasi ion mineral, mengatur komposisi air dalam darah, dan membuang kotoran tersebut bersamaan dengan air dalam bentuk urin.

Kita memiliki sepasang ginjal yang letaknya di belakang perut, di kanan dan kiri tulang belakang, di bawah hati dan limpa. Ginjal sebelah kanan berada sedikit di bawah ginjal kiri untuk memberi tempat untuk hati.


Gagal Ginjal Kronis

Bahasa Inggrisnya chronic kidney disease (CKD) yaitu proses kerusakan ginjal dengan rentang waktu lebih dari 3 bulan. Adanya batu ginjal juga dapat menjadi indikasi CKD pada penderita.

Penyakit ginjal kronis diidentifikasi oleh kreatinin pada tes darah. Tingginya kreatinin menunjukkan penurunan kemampuan ginjal mengekskresikan produk limbah.


Tanda dan Gejala Gagal Ginjal Kronis

CKD awalnya tanpa gejala spesifik dan hanya dapat dideteksi sebagai peningkatan dalam serum kreatinin atau protein dalam urin.


  • gejala awal adalah gatal-gatal secara terus-menerus di bagian tubuh atau badan (bervariasi).
  • Hemoglobin menurun drastis pada kisaran 6-9, ditandai dengan lemas dan tidak kuat untuk berjalan kaki dalam waktu yang lama, gejala ini merupakan tanda awal sebelum ke arah yg lebih kritis.
  • Sulit buang air kecil
  • Tidak nafsu makan.
  • Pembengkakan cairan di bagian kulit, contohnya di bagian kulit kaki, betis, dan area yang tidak biasanya.
  • Tekanan darah meningkat


Penyebab Gagal Ginjal

Umumnya penyebab dari CKD adalah diabetes mellitus, hipertensi, infeksi ginjal, dan sumbatan batu ginjal.

Pada beberapa kasus, mengkonsumsi Minuman energi, es teh manis, minum kopi berlebihan secara terus menerus selama minimal 3 tahun dapat menyebabkan penyakit gagal ginjal.



Dialisis dan Transplantasi Ginjal

Secara umumnya manusia dapat hidup normal dengan hanya satu ginjal. Namun bila kedua ginjal tidak mampu lagi untuk berfungsi normal, maka harus diberi Terapi Pengganti Ginjal (TPG). TPG terdiri atas tiga, yaitu:

1. Hemodialisis (Cuci Darah), Prinsip dasar dari Hemodialisis adalah dengan membersihkan darah dengan menggunakan Ginjal Buatan

2. Peritoneal Dialisis (Cuci Rongga Perut) yaitu menggunakan Selaput rongga perut (peritoneum) sebagai saringan antara darah dan cairan Dianial

3. Cangkok Ginjal (transplantasi). Transplantasi ginjal dapat dilakukan dengan dua cara yaitu "cadaveric" dari seseorang yang telah meninggal atau dari donor orang yang masih hidup. Lebih dianjurkan untuk melakukan transplantasi dari donor orang yang masih hidup karena cenderung memiliki jangka hidup yang lebih panjang.



Subscribe to receive free email updates: