Marhaban Yaa Ramadhan

ramadhan



Alhamdulillah kita telah memasuki bulan Ramadhan, yaitu bulan penuh berkah, rahmat dan ampunan dari Allah. selama satu bulan penuh umat islam sedunia melaksanakan ibadah shaum sebagai salah satu dari rukun Islam yang wajib dilaksanakan.

Untuk kesempurnaan puasa Ramadhan, ada baiknya kita mengetahui apa saja yang berkaitan dengan puasa ramadhan.

Niat Puasa

Semua ibadah wajib didahului dengan niat. Tidak sah ibadah jika tidak ada niat. Begitu pula dengan puasa ramadhan ini. Niat puasa Ramadhan dilakukan pada malam hari sebelumnya. Jika niat dilakukan setelah subuh, maka tidak sah puasa ramadhannya.

Barangsiapa yang belum berniat puasa di malam hari (sebelum subuh) maka puasanya batal.” (HR. An Nasa’i dan dishahihkan Al Albani)

Barangsiapa yang belum berniat puasa sebelum fajar, maka tidak ada puasa baginya.” (HR. Abu Daud, Ibnu khuzaimah, baihaqi)



Makan Sahur

Disunnahkan makan sahur bagi yang ingin berpuasa. selain untuk memperkuat tubuh, juga sebagai pembeda dengan puasanya non muslim yang tidak makan sahur. dan sebaik-baiknya makan sahur adalah di akhir waktu menjelang subuh.

Makan sahurlah karena sesungguhnya pada sahur itu terdapat berkah.” (HR. Bukhari no. 1923 dan Muslim no. 1095).

Memperbanyak Amal Ibadah
Saat ramadhan adalah saat dimana semua amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya. oleh karena itu perbanyaklah amal kebaikan seperti; berzikir, membaca al quran, sedekah, shalat tahujud, shalat dhuha, shalat tarawih, silaturahim, menjenguk orang sakit, dan seterusnya.

Menyegerakan Berbuka
Selisihilah orang nonmuslim yang berbuka puasa ketika sudah melihat bintang. Kita sebagai muslim justru harus menyegerakan berbuka.

Manusia senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan waktu berbuka.” (HR. Bukhari no. 1957 dan Muslim no. 1098)

Islam tetap terus jaya ketika manusia menyegerakan waktu berbuka karena Yahudi dan Nashrani sering mengakhirkannya.” (HR. Abu Daud no. 2352 dan Ahmad 2: 450)

Doa Buka Puasa


  • Baca Basmalah
  • Mulai berbuka dengan minuman dan makanan, lalu
  • Baca Doa berbuka

ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ
Dzahaba-zh Zama’u, Wabtalati-l ‘Uruuqu wa Tsabata-l Ajru, Insyaa Allah
artinya :“Telah hilang dahaga, urat-urat telah basah, dan telah diraih pahala, insya Allah.”
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, apabila beliau berbuka, beliau membaca: “Dzahaba-zh Zama’u, Wabtalati-l ‘Uruuqu…” (HR. Abu Daud 2357, Ad-Daruquthni dalam sunannya 2279, Al-Bazzar dalam Al-Musnad 5395, dan Al-Baihaqi dalam As-Shugra 1390. Hadis ini dinilai hasan oleh Al-Albani)





Subscribe to receive free email updates: